Kamis, 05 Juli 2012

ISTANA ALADIN DI TENGAH ”KAMPOENG”


Ini merupakan pengalaman yang menarik saat kami, saya dan keluarga berkunjung ke Turen, Malang Selatan. Dengan memasuki wilayah persawahan dengan kondisi jalan yang agak tidak begitu mulus, ekstreem, dan sempit saat memasuki wilayah perkampungan tempat lokasi tersebut. Sebelumnya saya sempat penasaran karena banyak orang menyebut bangunan ini dengan nama biasa biasa saja yakni masjid tingkat,,,padalah dengar dengar yang berkunjung ke situ banyak, jadi apa uniknnya masjid itu..
 
Akhirnya rasa penasaran itu terbayar sudah,,dari kejauhan terlihat bangunan yang sangat besar dengan dikelilingi rumah rumah mungil I sekitarnya..Ini merupakan foto saat masuk pintu  gerbang bangunan tersebut. Saat mulai masuk tempat ini,,dalam diri saya ‘’ just  say wonderful,,waoww,,amazing,beautiful,Exciting,,and top bangeet, serasa masuk kedalam istana megah ya seperti pada judul, ditambah lagi dengan ornament arsitektur yang yang arabic sehingga memukau para pengunjung, dan uniknya lagi hampir seluruh dindingnya bertuliskan full huruf arab timbul di kombinasi dengan desain arsitektur yang khas.
Saat masuk di dalam bangunan serasa di sebuah tempat yang sunyi khusuk sejuk seakan lebih bisa mendekatkan diri pada yang kuasa

Interior di dalam bangunan juga tidak kalah sob, yakni full dengan tulisan arab dengan ornament ornament khas dan kolom kolom yang di bentuk pohon yang menandakan perlunya hubungan manusia dengan alam.

Bangunan ini sangat tinggi, seingat saya sampai lantai 13. Ini merupakan suasauna di lantai atas saya bisa melihat bangunan yang ada di sekeliling pondok Yang menarik dari pondok ini adalah adanya monument, seperti senjata milik salah satu dari tokoh anoman yakni dua buah pentung yang menjulang ke atas. 


Saat berada di puncak paling tinggi terlihatlah keadaan site sekitar dan gapura berbetuk mahkota yang monumental. Wah serasa sepeti di istana aladin yang megah dan diagungkan layaknya pada dongeng..Hanya saja tidak ada lampu ajaibnya yang bisa kelur jinnya,,hahaa.itulah sepatah kata tentang pengalaman banguan yang ngarsitek

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar